We're Different but We're In Love | Chapter 1

Minggu, 10 Maret 2013




Tittle : We’re Different,but We’re In Love
Author : JokerTaaany
Genre : Fantasy,Romance,Friendship,Hurt/comfort
Length : Twoshoot
Main casts :
-          Kim Jong In
-          Xi Lu Han
-          Wu Eun Soo (OC)
Other casts :
-          Wu Yi Fan
-          Kim Joon Myeon
-          Wu Gi Na
Rating : PG15

Annyeong! Saya author baru di sinii *bow* salam kenal yaa :3 Maaf kalo misalnya semua cerita saja ngaco,tidak jelas dan lain-lain. Karena saya juga masih belajar u____u Btw,ini hasil imajinasi saya sendiri. Tanpa copas! Jadi kalo misalnya ada kesamaan cerita,alur,atau apa pun itu tolong dimaafkan. Saya juga manusia T^T yaudah deh yuk capcus aja sama ceritanya~


Tegang. Itulah suasana kerajaan vampire sekarang. Mereka resah,mendengar kabar bahwa sedang ada perburuan vampire besar-besaran dari negeri nun jauh di sana. Mereka merupakan keturunan Werewolf yang merasa bahan makanan mereka berkurang dengan adanya vampire di dunia ini. Raja kerajaan vampire itu tengah memikirkan sesuatu. Lebih baik mundur/menyerang? Mereka tidak memiliki banyak pasukan,butuh waktu lama untuk membentuk pasukan baru dari para manusia picisan itu.

“Permisi Paduka,ada apa gerangan Paduka memanggil saya ke mari?” tanya pelayan kerajaan yang paling dipercaya oleh Raja Wu,Xi Lu Han namanya.
“Begini Luhan,saya ingin meminta pendapatmu,kau sudah mendengar kabar tentang perburuan yang dilakukan oleh para werewolf,bukan?” Luhan mengangguk. “Jadi,menurutmu lebih baik kita mundur atau kita melawan? Aku tidak yakin jika kita melawan kita bisa menang. Kau tahu sendiri kan pasukan kita tidak banyak? Dan butuh waktu lama untuk membentuk pasukan baru dari para manusia di pusat kota ini” Yi Fan menunduk. Ia sedikit frustasi akan hal ini.
“Kita tetap melawan,Yang Mulia. Kekuatan mereka meningkat ketika bulan purnama,bukan? Kita punya kesempatan untuk membentuk pasukan baru sebelum bulan purnama tiba. Mereka pasti akan menyerang kita ketika kekuatan mereka berlipat ganda. Bulan purnama masih satu bulan lagi Yang Mulia,setidaknya kita dapat mengumpulkan sedikitnya 200 pasukan” jawab Luhan tenang.
“Kau benar,tidak salah aku meminta pendapatmu. Kau bisa melanjutkan pekerjaanmu sekarang. Terimakasih saranmu,Luhan”
“Sama-sama Yang Mulia,baiklah saya permisi”

**

Di sebuah taman di pusat kota. Terlihat dua insan sedang bermesraan. Wu Eun Soo dan Kim Jong In nama dua insan tersebut. Mereka berdua tidak tahu bahwa keluarga mereka bermusuhan satu sama lain. Jongin merupakan werewolf,sedangkan Eunsoo merupakan vampire. Mereka tidak pernah memberi tahu satu sama lain.

Awal pertemuan mereka hanya dari kata “Maaf,aku tidak sengaja” ketika secara tidak sengaja Eunsoo menumpahkan minuman ke baju Jongin. Jongin bukan merupakan tipe lelaki yang romantis. Jongin merupakan lelaki yang sifatnya lebih dewasa dari pada umurnya. Sifat Eunsoo adalah kebalikan dari sifat Jongin,sifat Eunsoo kekanakkan,tidak mau mengalah,dan juga manja. Mungkin karena faktor dari keluarganya yang memang terlalu memanjakannya.

“Jongin-ah ini sudah sore,aku pulang dulu ya,aku takut kedua orangtuaku akan mencariku” pamit Eunsoo.
“Baiklah,kau hati-hati di jalan. Oh iya jangan lupa,besok aku akan berkunjung ke rumahmu ya” kata Jongin.
“Iya,sampai besok. Annyeong”
Nado Annyeong”

**

Setibanya di rumah,Eunsoo telah dikagetkan oleh kosongnya istana. Tidak ada siapa-siapa di istananya yang se megah ini. Eunsoo pun mencari-cari ke setiap sudut ruangan. Sampai pada akhirnya,ia bertemu dengan Luhan yang sedang memotong rumput di halaman belakang istananya.

“Luhan-ge,kemana perginya semua penghuni istana? Ayah dan Bundaku kemana ge?” tanya Eunsoo.
“Mereka berburu untuk membuat pasukan,nona” jawab Luhan tanpa menghentikan pekerjaannya.
“Pasukan? Untuk apa?” Luhan menghela nafas panjang. Ia pun menceritakan semuanya yang ia tahu kepada Eunsoo. Tanpa terlewat sedikit pun. Setelah mendengar penjelasan Luhan,mata Eunsoo sedikit memanas. Ia merasa ingin menangis. Luhan yang mengetahui situasi langsung memeluk Eunsoo.

“Nona,tenanglah. Aku yakin kita tidak akan apa-apa. Percayalah padaku,kau tahu kan aku dan ayahmu bukan vampire sembarangan?”
“Aku tahu tentang itu Luhan-ge,hanya saja,seandainya kita kalah,bagaimana?”
“Yang Mulia tidak akan pernah membiarkanmu ikut dalam perang itu,kau harus tetap bersamaku”
“Jadi,kau tidak ikut perang itu?”
“Tidak,aku lebih baik di sini dan menjagamu” Eunsoo tersenyum dan mengeratkan pelukannya pada tubuh Luhan. Di dalam hatinya,Luhan berbisik. “Ini nyaman”

**

Sementara itu,di kerajaan werewolf. Jongin atau yang lebih sering dipanggil Kai,anak dari Kim Joon Myeon,ketua suku werewolf sedang diberikan pengarahan. Ia diajarkan segala yang ayahnya tahu. Dalam hatinya,ia tidak pernah ingin ikut hal yang seperti ini. Namun,karena jabatan ayahnya lah yang mengharuskannya berpartisipasi dalam acara besar-besaran bangsanya ini.

Malam itu seusai latihan,Kai duduk di balkon kamarnya. Memandangi langit yang penuh dengan bintang. Ia memandangi bulan. Berharap jika tidak akan pernah ada bulan purnama. Jadi,ia dan sukunya tidak perlu melakukan ini. Ini kejam,bukan? Membunuh vampire yang sebenarnya tidak bersalah? Membayangkan dirinya sedang membunuh seorang vampire saja sudah membuatnya bergidik. Bagaimana jika ia harus melakukannya secara nyata?

Kai menggosok-gosokkan telapak tangannya. Ia kedinginan.

“Kai-ah,kuharap kau dapat melatih kekuatanmu dengan cepat. Kau bukanlah werewolf biasa” kata ayahnya yang mengagetkan Kai.
Kai mendengus mendengar perkataan ayahnya,kemudian ia berkata “Iya ayah,kuharap juga begitu. Kau juga bukan werewolf biasa,kan?”
Joonmyeon tersenyum bangga “Tentu saja,jika anaknya bukanlah werewolf biasa,sudah pasti anaknya juga. Sudahlah,lebih baik kau tidur,besok kau masih ada mata kuliah,bukan?”
“Iya ayah,jaljayo” ucap Jongin. Joonmyeon pun keluar dari kamar anak satu-satunya itu.

Keesokan harinya Kai berangkat menuju universitasnya tempat ia menuntut ilmu sekarang ini. Ia juga ingin bertemu dengan kekasihnya tentu saja. Tidak bertemu dengan Eunsoo sehari saja,itu dapat menyebabkan gangguan jiwa menurutnya. Berlebihan mungkin,tapi Eunsoo suka dengan perlakuan Kai.

“Eunsoo-ya!” sapa Kai pada kekasihnya itu.
“Ya,Jongin-ah!” balas Eunsoo.
Kai sudah sangat hafal dengan kebiasaan kekasihnya yang gemar sekali membaca. Maka,dengan mudahnya Kai menemukannya. Di mana lagi selain perpustakaan yang penuh dengan buku-buku tebal tak bergambar itu?
“Kau sedang membaca apa?” tanya Kai.
“The Legend Of Werewolf” jawab Eunsoo sambil membolak-balik halaman buku yang sedang dipegangnya. Kai menelan salivanya begitu ia mendengar Eunsoo menyebutkan kata ‘Werewolf’.
Kai berubah gugup. “Untuk apa kau membaca buku seperti itu? Werewolf itu hanya mitos ha-ha-ha” ucap Kai sambil tertawa garing.
Eunsoo menaikkan sebelah alisnya. “Kau kenapa? Apakah kau sakit? Kalau begitu sepulang sekolah kau tidak perlu mampir ke rumahku kalau begitu,kau istirahat saja”.
“Apa? Ti-tidak aku tidak apa-apa,aku akan tetap mampir ke rumahmu hehe” ucap Kai sambil membentuk V sign.

**

Luhan memicingkan matanya untuk melihat lebih jelas dua sosok yang mendekat kea rah istana. Ia merasakan orang yang bersama Eunsoo merupakan bukan dari bangsa vampire. “Kau masuk tepat ke kandang macan yang kelaparan” Luhan menyeringai. Tentu saja,sosok yang sedang berjalan bersama Eunsoo adalah Kai. Musuh besar bangsa vampire.

“Ayah,Bunda aku pulang” kata Eunsoo pada kedua orangtuanya.
“Siapa itu Eunsoo-ya?” tanya Gina,Bunda Eunsoo tanpa basa-basi.
“Oh bunda,kenalkan dia adalah kekasihku namanya Jongin” ucap Eunsoo dengan sumringah. Namun tidak dengan Yi Fan dan juga Gina. Mereka seperti curiga pada sosok lelaki yang bersama Eunsoo.
“Jongin-ah,selamat dating di istana kecil kami” kata Yi Fan.
“Terimakasih ahjussi,ahjumma” balas Kai sambil membungkuk 90°.

Setelah Eunsoo mengajak Kai berkeliling sekitar rumahnya. Luhan mendatangi Yi Fan dan juga Gina.
“Permisi Yang Mulia” Luhan berjongkok di hadapan singgahsana Rajanya.
“Ada apa Luhan?” tanya Yi Fan.
“Lelaki yang bersama Eunsoo tadi adalah seorang…”
“Werewolf” potong Gina. Luhan mengernyitkan dahinya. “Bagaimana Paduka Ratu bisa tahu?”
“Hahaha baunya saja tercium seperti anjing peliharaan” jawab Gina.
“Luhan,tolong awasi Eunsoo” ucap Yi Fan yang mengubah air mukanya menjadi serius.
“Baiklah Yang Mulia,saya permisi” ucap Luhan.

Luhan terus mengikuti setiap gerak-gerik Eunsoo dan Kai. Sesekali,Kai menoleh ke belakang dan tak menemukan apa-apa. Karena Luhan,dapat membaca isi pikiran orang dengan kekuatan Telekinesis miliknya. Itulah yang menjadi kelebihan Luhan.

Terkadang,Luhan memegangi dadanya yang terasa sesak ketika melihat kemesraan pasangan Eunsoo dan Kai. Diam-diam,ia mencintai Eunsoo. Bagaimana tidak? Mereka sudah bersama-sama sejak kecil. Sejak kepergian kedua orangtua Luhan. Yi Fan dan Gina lah yang mengasuh Luhan. Itu sebabnya Luhan terus mengabdi pada keluarga Wu. Meskipun ia harus mengorbankan nyawanya,ia rela untuk melindungi keluarga ini.

Ketika sedang memata-matai mereka,Luhan merasa ia diajak bertelepati oleh Yi Fan.

“Luhan,jangan beri tahu Eunsoo tentang kekasihnya itu,mengerti?”
“Saya mengerti,Yang Mulia”
“Oh iya,bisakah kau baca fikirannya? Lalu beritahu aku”
“Baiklah Yang Mulia,tunggu sebentar”

Luhan berkonsenterasi,ia berusaha membaca isi fikiran Kai. Luhan tercengang ketika ia mengetahui bahwa Kai pun tidak tahu tentang Eunsoo yang sebenarnya. 1 poin tambahan untuk keluarga vampire. Ini merupakan senjata yang bagus.

**

“Pasukan kita ternyata lebih banyak dari yang kukira,Yang Mulia” ucap Luhan.
“Haha kau benar,ini menguntungkan,berterimakasihlah kepada para prajurit” Yi Fan tersenyum bangga.

Sementara itu di tempat suku werewolf.

Joonmyeon mengetahui tentang rencana penyerangan yang akan dilakukan oleh bangsa vampire. Ia terus saja memutar otaknya untuk mencari jalan keluar agar sukunya tidak kalah.Biar bagaimanapun dialah pemimpin suku werewolf. Akhirnya,ia menemukan cara.

“Kai-ah,kemarilah” ia memanggil Kai yang kebetulan sedang lewat di depannya.
“Ada apa ayah?” tanyanya.
“Bisakah kau membantuku malam ini? Kau harus melakukan sesuatu untukku” Joonmyeon mengeluarkn smirknya yang membuat Kai bergidik. Perasaan Kai berubah menjadi tidak enak setelahnya.
“Apa itu?” tanya Kai hati-hati.


To Be Continued~
read more»
0 komentar

Fanfiction : Incredible Angels | Chapter 3

Jumat, 08 Maret 2013

Tittle : Incredible Angels
Author : Huang Mei Lim
Genre : Fantasy,friendship,romance
Length : Chaptered
Main Casts :
Kwon Soo Yeon (OC)
Kim Jong In (Kai)
Elisabeth Lim (Lisa)
Xi Lu Han (Luhan)
Other Casts :
All member EXO
All member B2ST
And other

***
This is not my first EXO FF,but this is my first Fantasy FF kkk~ Hope you enjoy readers-deul! FF ini pernah aku post di blog pribadiku kekeke~ Silahkan dibaca deh:3 Jeongsonghamnida kalo jelek *bow*Backsound : Exo K / Exo M – MAMA
***
Prev Chapter :
“Annyeong Leeteuk hyung” sapa Kris pada Leeteuk.
“Annyeong Duizzhang,ada apa kalian dating kemari?” tanya Leeteuk.
“Kami ingin berkonsultasi denganmu,mereka kembali dan berbuat rusuh serta menantang kami mala mini,menurutmu sebaiknya kami ladeni saja,atau kami tolak?” tanya Kris.
“Hmm,mengingat terror-terror pada kementerian belakangan ini sebaiknya kalian ladeni saja,dan ada baiknya jika kalian mengatur strategi bukan di markas” jawab Leeteuk sambil menopang dagunya.
“Arraseo hyung,kamsahamnida,kami permisi,annyeong” kata Kris lalu pergi meninggalkan ruangan kepala sekolah itu.
***
Sooyeon masih bergumul dengan pikirannya sendiri. Dia masih tidak mengerti kenapa ia diseret ke dalam masalah pelik seperti ini. Selain itu,ia juga masih memikirkan Kai yang kini sedang terbaring di sampingnya. Kai belum sadar sejak  15menit yang lalu. Sooyeon masih membayangkan jika ia ikut dalam pertempuran EXO dan juga The Knight Of The Dark. Cukup. Itu membuatnya bergidik sekarang. Risih dengan pemikirannya sendiri. Ia juga memikirkan seandainya ia harus menggunakan kekuatannya di hadapan teman-temannya,terlebih kekasihnya. Astaga,itu tidak mungkin. Pikirnya sambil menepuk dahinya sendiri. Namun,sebuah pergerakan membuatnya melepaskan sejenak pemikiran mengerikannya itu. Jemari Kai bergerak. Jemarinya mengelus lembut punggung tangan Sooyeon yang kini berada di dekatnya.

“Kai!” seru Sooyeon.
“Hey Sooyeon-a” sapa Kai sambil menunjukkan cengiran khasnya.
“Yaaa! Ppali irreona,biar kubantu” gadis itu pun membantu Kai untuk duduk.
“Berapa lama aku tidak sadarkan diri?” gadis itu menghela nafas panjang,kemudian melirik ke arah jam tangan pemberian Kai bulan lalu yang melingkar manis di pergelangan tangannya.
“enam belas menit” Kai pun membelalakkan matanya.
“Sungguh?” Sooyeon pun memukul pelan tangan Kai.
“Bodoh! Tentu saja sungguh,ayolah aku antar kau ke markas EXO,yang lain sudah menunggumu” Kai pun mengangguk tanda mengiyakan ajakan kekasihnya itu.

**

“Kai,apa kau sudah baikan?” tanya lelaki berparas bak malaikat itu. Luhan.
“Gwenchana hyung,ada apa lagi?” kini Kai yang bertanya.
“Nanti malam kita akan bertarung dengan TKOD” terdengar helaan nafas panjang dari Chen setelah mendengar perkataan Luhan.
“What? Are you guys serious?”
“Of course Kai-ah we’re serious! Listen! we’ll make a strategy so listen me carefully” sang Leader pun angkat bicara. “Rencana pertama,karena mereka berniat menjadikan Sooyeon sebagai tawanan mereka,kita jadikan Sooyeon sebagai umpan” terdengar protes dari Kai setelah Kris menyebutkan perihal rencananya tersebut. “Kai,biarkan aku berbicara sebentar kita ber-tiga belas di sini,dan aku akan membagi kita menjadi dua kelompok,nah kelompok pertama Kai,aku,Kyungsoo,Chen,Suho,dan juga Lay sedangkan kelompok kedua Luhan,Sooyeon,Baekhyun,Chanyeol,Sehun,Xiumin,dan juga Tao nah kelompok pertama akan menunggu TKOD di tempat yang telah mereka tentukan,dan kelompok kedua stay di sini,Luhan sering-seringlah bertelepati dengan Kai,dan Sooyeon aku mohon gunakanlah cahaya penglihat keadaan,aku tahu kau memiliki kekuatan itu,jika kau lihat kami dalam posisi akan bertarung,kalian cepatlah ke lapangan,setelah itu tugasmu Tao,yaitu menghentikan waktu dan Xiumin langsung membekukan tiga di antara mereka,sedangkan Chanyeol membakar rerumputan sisa di antara mereka yang tidak dibekukan oleh Xiumin,paham? Kai,kau dan Baekhyun sertaKyungsoo berteleportasilah ke markas mereka dan ambillah cincin itu,dan sisanya tetap dalam posisi akan bertarung dan juga melindungi Sooyeon,mengerti?” mereka semua pun menganggukkan kepala mereka tanda mengerti. “Baiklah,rencana kedua,rencana ini hanya dilakukan jika rencana pertama tidak berhasil,Sooyeon-a bacalah pikiran leader mereka,telepatikan dengan kami,beritahu pendapatmu,dan kami akan mengikutinya,arraseo?” mereka pun mengangguk lagi.

“Kris oppa,tapi aku belum siap untuk menggunakan kekuatanku” mendengar hal itu,Kris pun menghela nafasnya.
“Sooyeon-a,kekuatanmu jauh lebih berpengaruh dibandingkan dengan kekuatan kami” kali ini Sooyeon mengerutkan dahinya.
“Maksudmu?”
“Cincin yang ada di tangan TKOD adalah peninggalan sekolah ini yang berhasil dicuri oleh mereka,dan aku baru tahu,siapa orang yang bisa mengaktifkan serta mengendalikan cincin itu” Kris berkata dengan serius kali ini.
“Siapa memangnya hyung?” Kris menoleh untuk mengetahui siapa yang bertanya.
“Dia adalah Sooyeon,Baekhyun-a” mendengar hal itu,Baekhyun menatap Kris dan Sooyeon bergantian. Dalam hatinya,ia berddecak kagum.
“Nah Sooyeon,sampai nanti malam,kau dalam pengawasan Chanyeol dan Kai di rumahmu,semuanya,sampai nanti malam” ujar Kris sebelum melenggang keluar meninggalkan yang lainnya di markas.

**
Angin malam berhembus menerpa wajahku. Menggelitik kulitku,dan membangunkan bulu romaku. Angin malam ini cukup kencang. Aku berharap ini bukanlah ulah Sehun. Malam ini aku harus menggunakan kekuatanku,ya? Aku takut aku tidak bisa mengontrolnya. Ayah dan Ibuku tidak berada di Seoul saat ini. Mereka sedang ke rumah tanteku di Gangnam. Oh betapa terkutuknya malam ini. Seandainya ada kedua orangtuaku,pasti aku akan bisa mengontrol kekuatanku ini dengan bantuan mereka. Aku takut aku akan meporak-porandakan tempat ini. Aku bisa berteleportasi seperti Kai,bedanya,aku bisa berteleportasi lebih cepat,tepat,dan mampu membawa 100 orang bersamaku. Aku bisa membaca pikiran dan bertelekinesis seperti Luhan,bedanya,aku bisa mengetahui masa depan mereka nantinya,aku bisa melihat masa lalu mereka,dan aku bisa memindahkan apa pun yang aku mau tanpa benda itu harus melayang dahulu. Terakhir,aku bisa membuat tempat ini jadi hancur hanya dalam hitungan detik jika emosiku tidak terkontrol. Hal itulah yang aku takutkan. Aku takut kekuatan menggerakkan bumiku lepas kendali.

“Jangan khawatir Sooyeon-a aku yakin itu tidak akan terjadi”

“Kau tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya Luhan-ge,dan hey mengapa kau ada di sini? Bukankah seharusnya hanya Kai dan Chanyeol?”

“Mereka ada di dalam,oh iya Sooyeon-a bagaimana jika aku tidak bisa melawannya? Aku rasa aku tidak sanggup jika harus melawannya” Luhan menundukkan kepalanya. Oh aku tahu apa yang dia rasakan saat ini.

“Aku tahu kau bisa Luhan-ge,aku bisa melihatnya dari pikiranmu” kataku seraya menepuk-nepuk bahunya. Luhan-ge,kau bisa!

“Tapi…… Aku masih mencintainya,kau tahu?”

“Aku selalu tahu Luhan-ge,aku tahu. Tapi bisakah kau lupakan cinta itu sesaat dan memandang lurus ke depan? Saat ini mereka berusaha menghancurkan kita,Luhan-ge”

“Aku rasa kau benar,terimakasih atas saranmu Sooyeon-a”

“Sama-sama Luhan-ge”

Seandainya Luhan tahu,ini pun berat untukku. Tidak ada yang tahu,dan aku harap tak kan pernah ada yang tahu. Dongwoon,adalah mantan kekasihku. Maknae TKOD itu mantan terindahku. Ah,jika saja dulu aku tidak pindah sekolah. Mungkin aku masih bersamanya sekarang. Eh? Berpikir apa aku ini. Aku sudah memiliki Kai,bukan? Kai adalah lelaki termanis yang pernah aku temui,tapi dia tidak bisa seromantis Dongwoon ketika bersamaku. Oke Sooyeon,stop mengenang masa-masa indahmu dahulu. Tatap masa kini. Dongwoon mengkhianatimu,bukan? Bahkan dia memilih memusuhimu ketimbang jadi temanmu! Ayolah Sooyeon,ingat Kai.


“Selamat malam,nona cantik” suara itu.. Suara berat itu… Apa jangan-jangan?

“K-k-kau…………”

To Be Continued-
read more»
0 komentar

Me or Him?

Selasa, 12 Februari 2013
Author : Huang Mei Lim , Tao pinjem marganya ya:3
Tittle : Me or Him?
Genre : Angst,romance,friendship,fantasy
Length : One shoot
Main casts :
- Huang Zi Tao as Tao
- Xian Mei Kwok as Mei
- Wu Yi Fan as Kris
Other casts :
- Other EXO M members

-------------------------------------------------------------------------------

** Kau memang kembali
tetapi mengapa?
Mengapa kau kembali
Disaat aku sudah bersamanya?
Mengapa kau harus mengajukan pilihan ini?
Ini sulit
Sungguh sulit **


"Aku tidak tahu tentang perasaanku sendiri ge,apakah kau bisa membantuku?" tanya gadis berparas bak bidadari itu pada kakak laki-laki satu-satunya.
"I don't know am i can help you or not but i'll try to help you" jawab kakak laki-lakinya itu.
"Thank you Luhan-ge,you're the best brother ever" jawab gadis itu seraya memeluk kakaknya.
"No need to thanks,Mei" kata Luhan sambil membalas pelukan adiknya tersebut.


Sepasang mata indah milik lelaki itu pun terbuka. Ia mengerjap-ngerjapkan matanya berusaha menyesuaikan diri dengan cahaya di sekitarnya. Refleks,ia melompat bangun dari posisinya semula yang tertidur kini ia berada dalam posisi berdiri di sisi tempat tidurnya. Ia mengucek-ngucek matanya. Memastikan apakah ia salah lihat atau tidak.

"Kau?" kata lelaki itu.
"Kenapa? Kamu kaget?" kata sosok misterius itu balik bertanya.
"Tidak terlalu sih,kau menguntitku ya?" tanya lelaki itu.
"Haha kalau iya memangnya kenapa? Aku suka melihatmu dalam posisi tidur,itu terlihat manis Tuan Huang Zi Tao" jawab sosok misterius itu kemudian menyunggingkan senyumnya.
"Kebiasaanmu itu tidak bisa dihilangkan ya? Selalu saja menguntitku setiap hari Selasa,kau itu mengagetkanku Nona Xian Mei Kwok" balas lelaki yang bernama Huang Zi Tao itu.
"Hehe duibuqi,yasudah kau bersiap-siaplah atau kita akan terlambat sekolah aku tunggu di bawah ya" kata Mei yang kemudian melompat keluar dari jendela. Tao yang melihat itu hanya menggelengkan kepala melihat kekasihnya tersebut.

"Xiao Mei" panggil salah seorang lelaki.
"Iya? Ada perlu apa Yixing-ge?" tanya Mei tanpa basa-basi.
"Kau dipanggil oleh Xiumin-ge" jawab lelaki yang dipanggil Yixing itu.
"Oh,baiklah di mana dia?" tanya Mei lagi.
"Dia ada di kantin,ayo bersama denganku saja" jawab Yixing mantap.

At canteen.

"Ada perlu apa Xiu-ge? Sampai-sampai semuanya ada di sini" tanya Mei yang kemudian meminum jus mangga milik Luhan. Sedangkan sang empunya jus hanya diam saja melihat tingkah adik tercintanya itu.
"Kau sudah melakukan penobatan itu?" tanya Xiumin pelan.
"Belum ge,aku bingung,sepertinya aku belum siap untuk itu" jawab Mei tak kalah pelan.
"Aku tidak mau tahu! Nanti malam kau harus melakukan penobatan itu" kata Xiumin kemudian.
"Tapi ge...."
"Tidak ada tapi-tapian Mei,aku sudah mendengar kabar kembalinya dia dari Luhan,cepat atau lambat dia pasti mencarimu" jelas Xiumin sebelum Mei melanjutkan kata-katanya.
"Baiklah kalau begitu" jawab Mei pasrah.
"Apa kau serius kau ingin mengajakku ke tempat penobatanmu yang penuh dengan....."
"Sssttt,listen to me please Tao,i'll never let them to hurt you,i swear" kata Mei yang memotong perkataan Tao sambil menaruh jari telunjuknya di permukaan bibir peach milik Tao.
"Okay,padahal kan aku sudah bilang padamu aku rela menjadi sebangsa denganmu asalkan aku bisa bersama-sama denganmu Mei" kata Tao yang membuat langkah kaki Mei berhenti. Kemudian ia pun menoleh ke arah Tao.
"Qin'ai dengarkan aku,aku menyayangimu sangat-sangat menyayangimu,tapi aku tidak bisa membiarkanmu menjadi seorang vampire seperti aku,kau masih memiliki keluarga dan mereka semua manusia,kau tidak akan mungkin meninggalkan mereka hanya karena wanita seperti aku" jelas Mei panjang lebar. Tao pun mendesah mendengar pernyataan dari kekasihnya itu.
"Aku mengerti tentang itu Mei,tapi aku ingin melindungimu juga" kata Tao.
"Kau masih tetap bisa melindungiku sayang" ucap Mei sambil mengusap pipi Tao. Mereka pun meneruskan perjalanan mereka menuju tempat penobatan Mei sebagai vampire seutuhnya.

Sesampainya di tempat tujuan. Mei langsung menitipkan Tao pada Luhan untuk menjaganya dari 'serangan' vampire lain.

** Mei's POV

Demi Tuhan dadaku berdebar-debar. Apakah aku sudah siap? Apakah aku sudah sanggup? Arrrgghh seandainya jika bukan karena 'dia' telah kembali. Aku pasti belum melakukan penobatan ini. Oke,sekarang aku hanya perlu berjalan ke tengah lingkaran itu lalu duduk di sana. Kemudian mereka akan mengajukan beberapa pertanyaan padaku. Memberikan tanda vampire seutuhnya di leherku. Aku pun akan berubah dan....... Setelah berubah,aku diwajibkan untuk menghisap darah. Terdengar menjijikkan memang. Bahkan aku sendiri pun belum pernah meminum setetes pun darah. Huekkk.

"Xian Mei Kwok,kemarilah" sial! Ketua sudah memanggilku. Bagaimana ini? Oke,aku harus santai. Sebelum aku pergi ke tengah,kusempatkan untuk melihat wajah kekasihku,Tao. Kemudian tersenyum padanya. Dia pun membalas senyumku. Senyum itu,senyum penyemangatku malam ini.

** Mei's POV end

Mei pun duduk di atas bintang yang berada di tengah lingkaran itu.

"Xian Mei Kwok,apakah kau sudah siap?" tanya Tetua vampire padanya.
"Aku sudah siap" jawab Mei mantap.
"Apa kau siap untuk menghisap darah bukan dari manusia?" tanya Tetua lagi kepadanya.
"Aku sangat siap" jawab Mei tanpa keraguan sedikit pun.
"Apakah kau siap untuk tidak terlalu dekat dengan manusia?" pertanyaan terakhir pun dilontarkan. Mei diam untuk beberapa saat. Berbagai pemikiran muncul begitu saja dalam benaknya. Akhirnya ia pun menjawab.
"Aku siap" jawabnya sedikit bergetar. Kemudian sang Tetua pun mengoleskan cairan kental yang entah apa itu pada permukaan kulit leher milik Mei yang putih itu. Beberapa saat kemudian,Mei pun mengerang. Rasanya sakit. Ia merasa kulitnya seolah terbakar. Tao yang melihat kejadian itu merasakan bahwa ada benda tajam yang menohok ulu hatinya. Sakit.

Belum selesai proses transformasi Mei menuju vampire sempurna. Segerombolan vampire pun datang berniat untuk mengacaukan proses transformasi tersebut. Luhan yang menyadari bahaya dengan membaca isi pikiran gerombolan itu pun langsung menarik Tao mundur ke belakangnya.
"Tetap di belakangku! Ada sesuatu yang tidak beres di sini" kata Luhan sambil memperlihatkan gigi-gigi taringnya yang tajam dan berhasil membuat Tao merinding.
"Baiklah ge" jawab Tao gemetar.
"Aku akan menyuruh Xiumin dan Lay menjagamu sementara aku menjaga Mei" kata Luhan yang dengan secepat kilat menghilang kemudian digantikan oleh Xiumin dan Lay.
"Kau aman bersama kami" kata Lay menenangkan Tao.

Sementara itu,proses transformasi masih berjalan. Mei masih terlihat mengerang kesakitan. Namun,samar-samar ia melihat seorang lelaki berdiri menghadapnya dan menyunggingkan smirknya.

"Sebegitu tidak mengharapkan kedatanganku kah sampai kau mempercepat proses penobatanmu? Hm?" tanya lelaki itu.
"Lepaskan tangan kotormu darinya!" bentak Luhan pada lelaki itu.
"Oh,hai Luhan-ge sudah lama tidak berjumpa denganmu,apakah kau merindukan calon adik iparmu ini? hm?" tanya lelaki itu pada Luhan.
"Cih,jangan harap kau akan menjadi iparku Wu Yi Fan! Dengan seenaknya dulu kau meninggalkan Mei,lalu kembali dan berusaha mengacaukan ini semua? Huh? Langkahi dulu jasadku" jawab Luhan dan melayangkan tatapan mematikan pada lelaki bernama Wu Yi Fan itu.
"Haha,slow down ge,dia milikku,bisakah kubawa dia pulang?" tanya Wu Yi Fan.
"Pergilah Kris,kau sudah bukan bagian dari kelompok kami lagi" kata salah satu Tetua pada Wu Yi Fan atau yang lebih akrab disapa Kris tersebut.
"Duibuqi,aku hanya ingin mengambilnya" kata Kris sambil menunjuk sosok Mei yang masih tergeletak di lantai.
"NEVER! Arrgg" kata Luhan sambil mengerang,memperlihatkan deretan gigi-gigi taringnya yang tajam.

Tanpa diduga,Mei pun bangkit dengan wajah 'lapar' sekaligus 'haus' nya. Ia butuh darah. Tao yang menyadari hal itu pun segera berlari menuju Mei. Xiumin dan Lay sudah berusaha menahannya. Namun nihil. Tao tetap bersikeras ingin mendonorkan darahnya pada Mei.

"Qin'ai hisaplah darahku,aku tahu kau membutuhkannya. Come on" kata Tao setengah memaksa. Mei yang saat itu benar-benar mem-bu-tuh-kan darah pun akhirnya menggigit leher Tao dan menghisap sedikit darahnya. Karena bagaimanapun dia juga ingin membantu kakaknya dalam perkelahian dengan mantan kekasihnya. Kris.

"Duibuqi qin'ai,aku sudah membuatmu menjadi vampire karena keterpaksaanku" kata Mei sambil berlutut di hadapan Tao.
"Aku tidak apa-apa" jawab Tao tersenyum. "Butuh berapa lama untuk bertransformasi menjadi vampire sepertimu?" tanya Tao.
"10 menit,hanya 10 menit" jawab Mei.
"Aku akan melindungimu" kata Tao yang sedetik kemudian mengerang kesakitan. Ia merasakan hal yang sama dengan Mei ketika ia bertransformasi tadi. Mei pun meninggalkan Tao dan beralih ke Kris.

"Kris-ge,berhadapanlah denganku,lawanmu adalah aku,jangan sakiti Luhan-ge" kata Mei yang saat itu tengah berusaha mencekik Luhan. Kris yang mendengar itu pun langsung melepas cengkeramannya dari leher Luhan dan berjalan menuju Mei.
"Kau makin cantik,Mei" puji Kris.
"Cih,kau fikir aku akan terbuai,begitu? Memalukan" kata Mei dengan nada meremehkan.
"Mei qin'ai kembalilah denganku" kata Kris.
"Tidak akan! Kemana kau dulu saat aku sedang sangat-sangat menyayangimu? Kemana kau dulu saat aku benar-benar terpuruk? Kau menghilang seolah tidak pernah terjadi apa-apa dan menyisakan luka yang sangat dalam dihatiku,beruntungnya aku,Tuhan memberikanku pengganti dirimu yang jauh lebih baik darimu" ucap Mei. Seketika mata Kris membulat.
"Pengganti? Kau sudah melupakanku?" tanya Kris shok.
"Tentu saja,kau lihat lelaki yang kurang dari 2menit lagi akan menjadi sebangsa denganku? Dialah kekasihku sekarang" kata Mei bangga.
"Tidak akan kubiarkan dia merebutmu dariku" kata Kris.
"TIDAK! KRIS! JANGAN!" kata Mei berteriak pada Kris yang pada saat itu berusaha menggagalkan transformasi itu. Entah kekuatan dari mana,kini Mei berada di depan Kris dan langsung mendorong tubuh atletis Kris dengan cukup keras. Sontak. Kris pun terpental dan menghantam tembok di belakangnya. Saat itu juga Mei tersentak karena seseorang memegangi bahunya. Refleks,ia pun menoleh ke arah belakang dan mendapati Tao yang kini adalah seorang vampire.
"Sekarang,dia adalah bagianku" kata Tao yang langsung melesat ke arah Kris. Ia pun melepaskan beberapa tinjuan pada bagian perut sixpack milik Kris. Perkelahian pun tak terhindarkan. Mereka saling memukul,menendang,dan mencakar satu sama lain. Mei yang merasa iba melihat keduanya pun bertindak.
"STOP!" teriak Mei pada mereka. Mereka pun menghentikan kegiatan mereka semula.
"Aku tidak ingin melihat kalian berdua berkelahi,tolong" ucap Mei dengan nada memelas.
"Baiklah kalau begitu,dengan satu syarat" kata Kris.
"Apa pun itu" jawab Mei.
"Kau harus memilih antara aku atau si kecil sok jagon ini" kata Kris yang sontak membuat Mei membulatkan kedua matanya. Ia berfikir cukup keras. Ini merupakan pilihan sulit. Bagaimana tidak? Di sisi lain ia masih menyayangi Kris dan di sisi lain ia juga menyayangi Tao. Akhirnya ia pun memutuskan untuk memilih......
"Baiklah,aku memilih bersama Tao" ucap Mei mantap. Ia merasa yakin dengan pilihannya sekarang.
"T-tapi kenapa?" tanya Kris tak percaya.
"Kepercayaanku padamu sudah hilang Kris,mungkin kau akan mendapatkan yang lebih baik dariku" ucap Mei lalu menarik tangan Tao untuk pergi dari tempat itu. Luhan yang saat itu sedang dipapah Xiumin dan Lay pun menyunggingkan senyumnya.
"Pilihan yang tepat" gumamnya.

Kris dan gerombolannya pun akhirnya pergi dari tempat itu,dan malam itu pula Tao sudah resmi menjadi bagian dari kelompok vampire.
"Aku tidak percaya akhirnya aku merubahmu menjadi sama sepertiku pada akhirnya qin'ai" ucap Mei dengan nada penyesalan yang sangat kentara di dalamnya.
"Tidak usah khawatir,orangtuaku pasti akan mengerti,dan lagipula aku bisa terus berada di sampingmu selamanya kan?" kata Tao sambil mengelus puncak kepala Mei penuh sayang.
"Wo Ai Ni Huang Zi Tao" ucap Mei.
"Wo ai ni Xian Mei Kwok" jawab Tao.

*******

"Cih,jangan bahagia dulu,tunggu pembalasanku dan aku akan membuatmu menjadi milikku lagi,Mei" ucap Kris yang memperhatikan Tao dan Mei dari kejauhan. Kemudian ia pun berlari secepat kilat menjauh dari tempat itu.


END~

read more»
0 komentar

Fanfiction : Incredible Angels | Chapter 2

Sabtu, 09 Februari 2013

Tittle : Incredible Angels
Author : Neul Mi
Genre : Fantasy,friendship,romance
Length : Chaptered
Main Casts :
-          Kwon Soo Yeon (OC)
-          Kim Jong In (Kai)
-          Elisabeth Lim (Lisa)
-          Xi Lu Han (Luhan)
Other Casts :
-          All member EXO
-          All member B2ST
-          And other
Note: using 4Minute's Jihyun and SNSD's Taeyeon photo
***
This is not my first EXO FF,but this is my first Fantasy FF kkk~ Hope you enjoy readers-deul! This FF dedicated to : Exotics and B2UTIES (: Backsound : Exo K / Exo M - MAMA
***
Prev Chapter :
‘Ya,dia kembali,kalian lihat anak baru yang bernama Elisabeth tadi? Dialah Els yang selama ini menghilang dan sepertinya kita akan…..’
‘Kita akan apa Luhan-ge?’ tanya Kris karena Luhan menggantungkan kata-katanya tadi.
‘Kita akan berperang kembali….. Siapkan kekuatan kalian! Aku tahu siapa yang dia incar kali ini’ kata Luhan dengan nada khawatir yang sangat kentara disana.
‘Nuguya Luhan-ah?’ tanya Suho.
‘Wanita yang duduk di sebelahku,dalam kata lain,yeojachingumu Kai’ jawab Luhan.
‘Mwo? Kau sedang tidak bercanda kan hyung?’ tanya Kai.
‘Tidak,tentu saja tidak,kau fikir aku akan bercanda disaat seperti ini,eoh? Begini saja,kalian hubungi yang lain dan beritahu mereka untuk berkumpul di tempat biasa nanti pada jam istirahat. Kekuatanku semakin berkurang,annyeong’ kata Luhan dan langsung memutuskan komunikasi dengan para sahabatnya.

***
Bel berbunyi tiga kali. Tanda bagi seluruh siswa Seoul Super High School untuk beristirahat.

‘Hyung-deul,Sehun-ah bisakah kalian berkumpul di tempat biasa sekarang juga? URGENT!’ kata Kai yang berusaha mentelepati semua hyung dan satu dongsaengnya dengan memberikan penekanan pada setiap suku kata pada kata terakhirnya.
‘Ne Kai-ah’ jawab semuanya serempak.

Setelah mendapat jawaban dari semua sahabatnya,Kai pun menarik paksa tangan yeojachingunya.
“Aish,Kai-ah wae geurae?” protes Sooyeon yang tidak suka diperlakukan sedikit kasar oleh namjachingunya.
“Ikutlah denganku,ini urgent” jawab Kai santai.
“Baiklah,baiklah aku ikut” ucap Sooyeon pasrah.

Sesampainya di tempat yang mereka tuju. Mereka pun langsung duduk di sebuah ruangan bernuansa hitam namun terkesan elegan,dengan beberapa barang elektronik,tempat tidur,lemari,dan benda-benda lainnya. Ini adalah markas mereka. Yaa,markas mereka berada di sekolah dan perlu kode khusus untuk mengakses masuk ke dalam ruangan ini dan tentunya hanya mereka ber 12-Exo-ditambah dengan Sooyeon yang mengetahui kode rahasianya.

“To the point saja Kai-ah,ada apa?” tanya lelaki bermata panda yang tak lain dan tak bukan adalah,Tao.
“Ne,to the point sajalah Kai-ah ada apa?” kali ini sang Maknae yang biasa dipanggil Sehun yang bertanya.
“Bukan aku yang ingin berbicara,tapi Luhan-hyung” jawab Kai sambil melirik Luhan.
“Ada apa hyung? Apakah ini sangat penting?” tanya Lay.
“Sangat-sangatlah penting,dan ini berhubungan dengan keselamatanmu,Sooyeon-ah” jawab Luhan sambil menunduk.
“Aku? Kenapa aku oppa? Keselamatanku? Apa maksudmu?” tanya Sooyeon dengan raut kekhawatiran yang mulai terlihat di wajah cantiknya.
“Els telah kembali” kata Luhan lirih dan sukses membuat semua yang ada di sana-kecuali Kris,Suho,Kyungsoo,Xiumin dan Kai-terbelalak.
“Mwo? Kau tidak bercanda kan hyung?” tanya Chanyeol dengan tertawa yang dibuat-buat.
“Apakah kau fikir lucu jika bercanda disaat seperti ini?” kata Kris,sang leader.
“Ani hyung” jawab Chanyeol sambil tertunduk. Ia memang takut pada hyungnya yang satu ini.
“Ngomong-ngomong bagaimana kau bisa tahu bahwa Lisa itu adalah Els,Luhan hyung?” tanya Kai yang masih merangkul kekasihnya.
“Jadi,begini…..” Kata Luhan mulai bercerita

Luhan’s POV

“Ngomong-ngomong bagaimana kau bisa tahu bahwa Lisa itu adalah Els,Luhan hyung?”  tanya Kai yang masih merangkul Sooyeon.

Sudah kuduga,ia akan bertanya demikian. Aku tahu Kai sangat khawatir pada kekasihnya itu.

“Jadi,begini…. Ketika anak baru itu masuk,aku tidak sengaja bertatapan mata langsung dengannya yaa memang itu hanya beberapa detik namun membuat jantungku berdegup lebih cepat,kalian tahu kan siapa orang yang mampu melakukan itu? Hanya satu,dan itu adalah Els! Dia menyamar dengan sangat baik kali ini. Dan ketika ia memperkenalkan dirinya di depan kelas,aku seolah mendapat penglihatan apa yang akan ia lakukan,dan kalian tahu apa yang aku lihat? Ketika malam,ia mendatangi kamar Sooyeon,memang Sooyeon sempat melindungi dirinya dengan kekuatan yang ia miliki,namun itu tak bertahan lama dan Els melihat celah untuknya menyerang dan….” Aku menggantungkan kata-kataku.

“Dan apa? Ayolah Luhan hyung! Apa yang terjadi selanjutnya pada Sooyeon?” tanya Baekhyun tak sabar.
“Sooyeon dijadikan sandera oleh mereka” jawabku lemah.
“Mereka? Siapa yang kau maksud dengan mereka hyung?” tanya Tao.
“Jadi,Els kembali tidak sendiri?” tanya Kai kemudian.
“Apakah itu ada hubungannya dengan terror-terror pada kementerian belakangan ini?” kali ini Kris yang bertanya.
“Ya,mereka,yang membuat Els berpaling dari kebenaran,siapa lagi kalau bukan The Knight Of The Dark? Aku yakin memang ada hubungannya dengan terror itu” jawabku kemudian.

Hening.

Mereka tampak berfikir.

Srrt. Srrrt.

Samar-samar aku mendengar sesuatu dari luar. Tunggu,ada yang mengikuti kami? Siapa?

“Lay,kemarilah” kataku pada Lay.
“Ada apa hyung?” tanya Lay.
“Tolong,gunakanlah kekuatan tembus pandangmu dan lihat siapa yang ada di luar,aku yakin ada yang menguping pembicaraan kita” bisikku pada Lay. Lay hanya mengangguk sebagai jawaban.

“Hyung,ada seorang wanita di luar” kata Lay berbisik padaku.
“Itu pasti Els” kataku.

“Kai,kemarilah” panggilku pada Kai.
“Ada apa hyung?” tanya Kai heran,dan dengan enggan ia pun melepaskan rangkulannya dari bahu kekasihnya.
“Berteleportasilah ke halaman luar ruangan ini,Els sedang memata-matai kita dari luar” bisikku pada Kai.
“Arraseo” jawab Kai mantap. Ia pun langsung mengucapkan kata “Move” sepelan mungkin namun aku masih bisa mendengarnya.

“Semuanya! Keluar!” kataku setengah berteriak.

End Of Luhan’s POV

**

Mendengar aba-aba dari Luhan yang tiba-tiba,mereka semua pun berhamburan keluar dari ruangan itu dan kaget mendapati Kai tergolek lemah di atas tanah.

“Kai,gwenchana?” tanya Sooyeon.
“Gwenchana chagiya” jawab Kai sambil tersenyum lemah.
“Apa yang terjadi Kai-ah?” tanya Luhan.
“Dia punya kekuatan baru hyung,aku tidak tahu apa itu tapi dia mampu membekukan seluruh tubuhku dan langsung membuatku lemas seketika” jawab Kai lirih.
“MWO?” teriak semuanya bersamaan.
“Hey,aku menemukan sesuatu” kata Baekhyun sambil melambai-lambaikan sebuah kertas yang berada di tangannya. Dengan sigap,Kris sang leader pun mengambil kertas yang berada di tangan Baekhyun. Kemudian,Kris pun membuka lipatan-lipatan kertas itu satu persatu dan membaca tulisan yang tertera di sana dengan suara khasnya.

“Kalian telah menyadari penyamaranku rupanya,kalian memang cerdik. Terutama kau Luhan sayang. Kau masih mengingatku rupanya,haha. Apa yang kau katakana pada mereka memang benar,aku akan menjadikan gadis yang ada bersama kalian sebagai sandera. Oh iya,nanti malam bagaimana kalau kita mulai perang,hm? Aku dan The Knight Of The Dark akan menyambut kalian,datanglah ke lapangan utama Kota Seoul pada pukul 7pm,see you Exo! Tertanda mantan anggota kalian.” kata Kris yang membaca tulisan berupa surat tersebut.

“Apa mereka gila? Mereka menantang kita berperang?” protes Xiumin.
“Entahlah,begini saja,kita tanya pada Leeteuk hyung dulu saja,bagaimana?” usul Suho.
“Aku setuju” jawab mereka serempak.

**

Atas persetujuan seluruh anggota EXO,Kris,Suho,Xiumin,dan Kai pun pergi ke ruangan kepala sekolah atau yang lebih tepatnya ketua organisasi EXO.

“Annyeong Leeteuk hyung” sapa Kris pada Leeteuk.
“Annyeong Duizzhang,ada apa kalian datang kemari?” tanya Leeteuk.
“Kami ingin berkonsultasi denganmu,mereka kembali dan berbuat rusuh serta menantang kami malam ini,menurutmu sebaiknya kami ladeni saja,atau kami tolak?” tanya Kris.
“Hmm,mengingat terror-terror pada kementerian belakangan ini sebaiknya kalian ladeni saja,dan ada baiknya jika kalian mengatur strategi bukan di markas” jawab Leeteuk sambil menopang dagunya.
“Arraseo hyung,kamsahamnida,kami permisi,annyeong” kata Kris lalu pergi meninggalkan ruangan kepala sekolah itu.

** To Be Continued **
read more»
0 komentar

Fanfiction : Incredible Angels


Tittle : Incredible Angels
Author : Neul Mi
Genre : Fantasy,friendship,romance
Length : Chaptered
Main Casts :
-          Kwon Soo Yeon (OC)
-          Kim Jong In (Kai)
-          Elisabeth Lim (Lisa)
-          Xi Lu Han (Luhan)
Other Casts :
-          All member EXO
-          All member B2ST
-          And other

Note : using 4Minute's Jihyun and Girls Generation's Taeyeon pict

***
This is not my first EXO FF,but this is my first Fantasy FF kkk~ Hope you enjoy readers-deul! This FF dedicated to : Exotics and B2UTIES (: Backsound : Exo K / Exo M - MAMA
***

Matahari terlihat mulai menampakkan dirinya bersama dengan cahaya yang perlahan semakin terang dan menyilaukan. Terlihat sesosok namja yang masih berkutat dengan dunia alam bawah sadarnya. Ia tampak menggeliat tidak nyaman,nafasnya tersengal,tubuhnya berselimut peluh. Aneh memang,karena dia sedang dalam keadaan tidur. “sshhh tidak! Tidak akan pernah kuserahkan dia padamu Tuan Lee! Jangan harap kau bisa melepaskannya dariku!” gumamnya. Apakah ia sedang mengigau? Selang beberapa menit kemudian,sepasang mata indah itu pun terbuka.

“Astaga,mimpi itu lagi” gumamnya sambil mengacak-acak rambutnya frustasi. Rupanya ia baru saja mengalami mimpi buruk. Bukan hanya sekali,tapi belakangan ini dia memimpikan hal yang sama. Setelah itu ia pun langsung bangkit dari tempat tidurnya dan bergegas menuju kamar mandi. Seusai mandi ia pun bersiap-siap untuk ke sekolahnya.

“Pagi umma,appa” sapanya pada dua orang terkasihnya.
“Pagi chagiya” balas ummanya padanya.
“Ne,pagi Kai” jawab appanya yang kemudian memasukkan selembar roti tawar ke dalam mulutnya.
“Ayo sarapan dulu,ini kan hari Rabu dan kau ada pelajaran magic tambahan,bukan?” kata ummanya.
“Ne,umma” jawab Kai sambil mengoleskan selai strawberry ke atas rotinya. Tak berapa lama kemudian ia pun pamit pada kedua orang tuanya.
“Umma,appa aku berangkat dulu ne? Annyeong” ucap Kai lalu berjalan setengah berlari kea rah pintu.
“Ne hati-hati” jawab ummanya.

***
At Seoul Super High School.

“Hey you men!” sapa seorang namja bernama Park Chanyeol pada Kai.
“Hey ya Chanyeol-ah! Wassup!” balas Kai sambil membalas jabatan tangan sahabat dekatnya itu.
“Kau sudah datang rupanya kkamjjong” kata namja lain yang bernama Baekhyun.
“Jangan panggil aku dengan sebutan itu Bacon-ah!” seru Kai.
“Yaaa! Kau! Jangan sebut aku dengan Bacon juseyooo” bentak Baekhyun.
“Salah siapa kau memanggilku dengan kkamjjong,Bacon-ah?” jawab Kai sambil menunjukkan seringainya.
“TIME SKIP” ucap seorang namja berpostur tinggi,bertubuh kecil dan bermata panda bernama Huang Zi Tao. Seketika semuanya berhenti. Tidak ada langkah kaki terdengar sepanjang koridor sekolah itu. Semuanya yang semula bergerak kini berhenti. Ya,Tao memiliki kekuatan untuk menghentikan waktu.
“Y-y-yaa Tao-ah hentikan!” bentak Kai,karena memang hanya Kai yang tidak terpengaruh dengan kekuatan Tao.
“TIME NORMAL” ucap Tao,dan seketika semuanya kembali seperti semula. Langkah kaki kembali terdengar di koridor itu. Suara tawa khas anak remaja mulai terdengar sekarang.
“YAAA! Tao-ah kenapa kau melakukannya lagi,eoh?” tanya Kai pada namja berkebangsaan China tersebut.
“Aku benci mendengar acara ribut kalian setiap pagi” jawab Tao santai kemudian melenggang pergi dengan santainya menuju ke kelasnya.
“Aish dia itu,baiklah ayo ke kelas,sebentar lagi pelajaran pertama dimulai” kata Kai pada sahabat-sahabatnya tersebut.
“Ne,kajja!” jawab Chanyeol dan Baekhyun serempak.


****
“Annyeong semuanya” ucap Kim songsaenim pada murid-murid kelas 3.1
“Annyeong songsaenim” jawab murid-murid serempak.
“Beruntungnya kalian,hari ini kalian mendapatkan murid baru ayo perkenalkan dirimu” kata Kim songsaenim pada murid baru tersebut.
“Annyeong chingu-deul joneun Elisabeth Lim but you can call me with Lisa or Gayeon iam Chinese but little bit Korean bangapseumnida” kata murid baru yang bernama Lisa itu sambil membungkuk 90°

Seketika itu juga bibir salah seorang murid bergetar. Tubuhnya gemetar.

“Ia kembali” gumamnya pelan,namun masih terdengar oleh teman semejanya.
“Siapa yang kembali Luhan-ah?” tanya yeoja di sebelah namja itu.
“Aku akan menceritakannya saat istirahat nanti dan bukan di sini,oh iya nanti saat istirahat ajak anak EXO ke tempat yang biasa ya Sooyeon-ah” kata namja yang bernama Luhan tersebut.

“Baiklah Lisa-ya silahkan duduk di kursi yang kosong di sebelah sana” perintah Kim songsaenim pada Lisa.
“Ne songsaenim” ucap lisa yang mendengar perkataan gurunya itu.

“Oke anak-anak apakah masih ada yang ingat pelajaran minggu lalu?” kata Kim songsaenim memulai pelajaran.

Selama pelajaran berlangsung Luhan tak henti-hentinya menatap ke arah Lisa,murid baru tadi. Tanpa sengaja,ketika Luhan melirik ke arah Lisa,Lisa pun menoleh ke arah Luhan. Mereka pun saling bertatapan mata,cukup lama. Sampai akhirnya Luhan memutuskan kontak di antara mereka.

‘Kai! Dia kembali!’ kata Luhan yang mencoba bertelepati dengan Kai.
‘Nuguya hyung?’ tanya Kai.
‘Els,she’s back!’ ucap Luhan yang menoleh ke arah Kai. Ia tahu,Kai tengah memandangnya dengan tatapan ‘Yang benar saja?’
‘Kau tahu darimana hyung?’ tanya Kai lagi.
‘Elisabeth Lim,anak baru itu! Dialah Els yang selama ini menghilang’ jawab  Luhan.
‘Coba kau ajak Kris hyung,Suho hyung,Xiumin hyung dan Kyungsoo hyung bertelepati bersama kita juga’ saran Kai.
‘Oke akan ku coba’ jawab Luhan. Dia pun memejamkan matanya. Berkonsenterasi dan mencoba untuk menghubungi sebagian teman EXO-nya.
‘Ada apa Luhan-ge?’ tanya Kris.
‘Ya! Ada apa Luhannie?’ tanya Xiumin juga.
‘Adakah sesuatu yang penting yang kau ingin bicarakan pada kami sehingga kau bertelepati dengan kami berlima?’ tanya Suho.
‘Ada! Dia kembali’ jawab Luhan dengan tatapan kosong.
‘Siapa yang kembali hyung?’ tanya Kyungsoo was was.
‘Els telah kembali hyung-deul’ jawab Kai.
‘MWO?’ tanya mereka-Kris,Suho,Kyungsoo dan Xiumin-serempak.
‘Ya,dia kembali,kalian lihat anak baru yang bernama Elisabeth tadi? Dialah Els yang selama ini menghilang dan sepertinya kita akan…..’
‘Kita akan apa Luhan-ge?’ tanya Kris karena Luhan menggantungkan kata-katanya tadi.
‘Kita akan berperang kembali….. Siapkan kekuatan kalian! Aku tahu siapa yang dia incar kali ini’ kata Luhan dengan nada khawatir yang sangat kentara disana.
‘Nuguya Luhan-ah?’ tanya Suho.
‘Wanita yang duduk di sebelahku,dalam kata lain,yeojachingumu Kai’ jawab Luhan.
‘Mwo? Kau sedang tidak bercanda kan hyung?’ tanya Kai.
‘Tidak,tentu saja tidak,kau fikir aku akan bercanda disaat seperti ini,eoh? Begini saja,kalian hubungi yang lain dan beritahu mereka untuk berkumpul di tempat biasa nanti pada jam istirahat. Kekuatanku semakin berkurang,annyeong’ kata Luhan dan langsung memutuskan komunikasi dengan para sahabatnya.



~ To Be Continued ~
read more»
0 komentar

Biodata All Member EXO

Kamis, 24 Januari 2013
Annyeong~
Kali ini mau ngasih info tentang member Exo *-* Oiya,disini ada pacar aku. Namanya... Siapa yang gakenal Huang Zi Tao? Kenal kan? Ah,apalagi yang gakenal Xi Lu Han! Dijamin katrok-_-

Exo - K :

1. Kim Joon Myeon


Name : Kim Joon Myeon
Stage Name : Suho
Position : Leader,Lead vocalist
Birthday : 22 May 1991
Height : 176cm
Blood Type : AB
Hobbies : Acting,Playing Golf

2. Byun Baek Hyun



Name : Byun Baek Hyun
Stage Name : Baekhyun
Position : Vocalist
Birthday : 06 May 1992
Height : 183cm
Blood Type : B
Hobbies : Aikido , Pianoond

3. Park Chan Yeol



Name : Park Chan Yeol
Stage Name : Chanyeol
Position : Main rapper,Vocalist
Birthday : 27 November 1992
Height : 187cm
Blood Type : A
Hobbies : Playing guitar,bass,african drum,rapping,acting

4. Do Kyung Soo



Name : Do Kyung Soo
Stage Name : D.O
Position : Main vocalist
Birthday : 12 January 1993
Height : 180cm
Blood Type : B
Hobbies : Singing,Beat boxing

5. Kim Jong In



Name : Kim Jong In
Stage Name : Kai
Position : Rapper,Main dancer,Vocalist
Birthday : 14 January 1994
Height : 182cm
Blood Type : A
Hobbies : Ballet,Jazz,Hiphop

6. Oh Se Hoon



Name : Oh Se Hoon
Stage Name : Sehun
Position : Rapper,Maknae
Birthday : 12 April 1994
Height : 186cm
Blood Type : A
Hobbies : Dancing,Acting

*************************

EXO - M :

1. Kim Min Seok



Name : Kim min Seok
Stage Name : Xiumin
Position : Lead Vocalist,Vocalist
Birthday : 29 March 1990
Height : 177cm
Hobbies : Singing,Dance,Taekwondo

2. Xiao Lu Han


Name : Xiao Lu Han
Stage Name : Luhan
Position : Visual,Lead Vocalist,Lead Dancer,Vocalist
Birthday : 20 April 1990
Height : 176cm
Blood Type : O
Hobbies : Animation art,Playing video games,Sport

3. Wu Yi Fan


Name : Wu Yi Fan
Stage Name : Kris
Position : Leader,Lead Rapper,Vocalist
Birthday : 06 November 1990
Height : 187cm
Blood Type : A
Hobbies : Playing basketball

4. Zhang Yi Xing


Name : Zhang Yi Xing
Stage Name : Lay
Position : Main Dancer,Vocalist
Birthday : 07 October 1991
Height : 177cm
Hobbies : Playing guitar,Piano,Dancing

5. Kim Jong Dae


Name : Kim Jong Dae
Stage Name : Chen
Position : Main Vocalist
Birthday : 21 September 1992
Height : 178cm
Hobbies : Playing piano,Singing

6. Huang Zi Tao



Name : Huang Zi Tao
Stage Name : Tao
Position : Main Rapper,Vocalist
Birthday : 02 May 1993
Height : 185cm
Hobbies : Singing,Playing basketball













read more»
0 komentar